Minggu, 31 Juli 2016

3 Aspek Waktu Kebutuhan Asuransi


Banyak pandangan yang berlaku umum di masyarakat mengenai asuransi adalah "Kalau sakit rawat inap dibayarin, kalau meninggal dikasih duit"  pandangan ini sama sekali tidak salah dan tentunya sama sekali tidak perlu untuk dikoreksi.

Iyalah,.. apa yang mau di koreksi kalau memang tidak salah.

Tapi walaupun seperti itu pengertiannya secara umum dari sebuah produk asuransi, pengaplikasiannya tidaklah berada dalam ruang lingkup yang sesempit itu saja.

Asuransi sebagai salah satu produk finansial sesungguhnya hadir dan melekat pada diri setiap kita dalam 3 aspek waktu kehidupan manusia, dan setiap manusia hidup tidak bisa lepas dari ke tiga aspek waktu ini, karena semua orang tanpa terkecuali pasti memiliki masa lalu, masa sekarang dan masa depan.

Karena itu saat seseorang ingin mengambil sebuah program asuransi ada baiknya mempertimbangkan 3 hal dibawah ini sebagai program asuransi yang akan diambilnya.

1. Kebutuhan Asuransi Untuk Masa Lalu
Loh?? kok bisa masa lalu membutuhkan asuransi? bukankah asuransi hanya untuk mengcover resiko yang tidak terduga dimasa yang akan datang?

Mungkin anda berfikir seperti itu ketika membaca aspek pertama yang saya sampaikan ini.

Kebutuhan asuransi yang berkenaan dengan masa lalu seseorang adalah Jaminan Hutang, karena hutang adalah keputusan finansial seseorang dimasa lalu yang kewajiban finansialnya belum selesai dan masih ada sampai sekarang dan mungkin juga akan masih ada sampai beberapa waktu kedepan.

Dalam mempertimbangkan program asuransi dalam hal pelunasan hutang maka hal penting yang harus dipertimbangkan adalah seberapa besar dampak yang ditimbulkan baik bagi anda sendiri maupun keluarga, anak ataupun istri ketika anda tidak lagi mampu untuk membayar dan melunasi hutang yang disebabkan tidak lagi mampu untuk bekerja karena sakit atau bahkan meninggal dunia.

Seorang yang berhutang kredit kendaraan bermotor dampak terbesarnya ketika tidak lagi mampu membayar adalah kehilangan kendaraan bermotor, demikian juga orang yang berhutang untuk membeli property, maka dampak terbesarnya adalah kehilangan property, dan sekarang ini biasanya perusahaan yang memberikan pinjaman mengikut sertakan juga asuransi jiwa, sehingga ketika pihak yang berhutang meninggal baik kendaraan bermotor ataupun property akan secara otomatis menjadi hak milik ahli waris tanpa harus menyelesaikan kewajiban membayar sisa tunggakkan, tapi bagaimana jika yang terjadi adalah bukan meninggal tapi sakit kritis sehingga anda tidak bisa lagi bekerja, apakah kewajiban membayar tagihan otomatis dibebaskan?? tentu tidak!

Lalu bagaimana dengan hutang yang digunakan untuk modal usaha dan yang lainnya dalam bentuk uang tunai yang cukup besar, perlu dipertimbangkan apa dampaknya ketika terjadi sakit kritis ataupun meninggal dunia pada diri seseorang yang berhutang, maka akan berdampak pada ahli waris yang mau tidak mau harus segera melunasi hutang tersebut, apakah mereka mampu? dan jika tidak mampu apa dampaknya? apakah keluarga bisa kehilangan rumah, apakah keluarga standard hidupnya tidak akan jatuh??

2. Kebutuhan Asuransi Untuk Masa Sekarang

Kebutuhan Asuransi untuk masa sekarang adalah yang bersangkutan dengan biaya hidup baik buat diri sendiri maupun untuk keluarga, karena itu hal yang terpenting yang harus di asuransikan adalah INCOME/PENGHASILAN anda.

Seberapa pentingkah penghasilan anda untuk anda sendiri dan keluarga anda, apakah dampaknya ketika penghasilan tersebut hilang apakah akan berdampak besar pada diri anda dan keluarga, dapatkah keluarga bertahan dan mempertahankan standar hidupnya tanpa penghasilan tersebut, apakah tanpa penghasilan tersebut anak-anak anda masih akan tetap bisa terus bersekolah dan menyelesaikan pendidikannya, masihkah kebutuhan-kebutuhan keluarga bisa tetap terpenuhi.

Jika jawabnya tidak berdampak apapun baik bagi anda ataupun keluarga maka anda tidak membutuhkan asuransi untuk memproteksi penghasilan anda, akan tetapi jika sangat berdampak maka anda selayaknya mulai mempertimbangkan sebuah program asuransi Proteksi Income yang akan menjamin penghasilan anda tidak akan hilang walaupun resiko memaksa anda untuk tidak dapat bekerja kembali.

3. Kebutuhan Asuransi Untuk Masa Depan

Semasa seseorang hidup, bekerja dan berkembang pasti menginginkan untuk mengembangkan aset-aset mereka, sehingga suatu saat ketika memasuki masa pensiun ada aset yang bisa menjamin untuk melewati masa-masa pensiun dengan layak, selain masa pensiun tentunya juga ada hal-hal lain yang perlu dipersiapkan untuk masa depan seperti juga Dana pendidikan dan juga Warisan.

Kebutuhan Finansial masa depan umumnya bisa dicapai dengan cara berinvestasi dan mengumpulkan aset yang tentunya membutuhkan waktu untuk pencapaiannya, pertimbangan asuransi untuk ketiga hal ini adalah "Bagaimana jika proses pengumpulan investasi dan aset tersebut terganggu bahkan terhenti sebelum waktunya yang disebabkan karena kehilangan kemampuan karena kena stroke, kanker, jantung atau bahkan meninggal, bagaimana dampaknya?? apakah anak masih tetap terjamin pendidikannya? siapakah yang akan meneruskan tabungannya?"

John Frederick W
081291792088
fredjow@gmail.com





Tidak ada komentar:

Posting Komentar